Baca Juga
Namrole - Pengurus AMGPM Daerah Buru Selatan menggelar Turnamen Penalty Kick selama dua hari, 8-9 Juli 2026, sebagai bagian dari semarak euforia Piala Dunia 2026 yang tengah berlangsung.
Kegiatan yang dipusatkan di depan Gedung Gereja Protestan Maluku (GPM) Imanuel Waenono-Kamlanglale tersebut berlangsung mulai pukul 14.00 WIT hingga selesai dan terbuka untuk umum.
Turnamen ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Lebih dari 200 peserta ambil bagian setelah pendaftaran dibuka selama satu bulan sebelum pelaksanaan kegiatan. Peserta yang ikut tidak hanya berasal dari kalangan orang dewasa, tetapi juga didominasi anak-anak, baik laki-laki maupun perempuan, yang turut meramaikan jalannya pertandingan.
Kehadiran para peserta muda tersebut menjadi warna tersendiri dalam pelaksanaan turnamen, sekaligus menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga sepak bola. Momentum ini juga menjadi bagian dari semarak Piala Dunia 2026 yang menghadirkan suasana kebersamaan dan kegembiraan di tengah masyarakat.
Ketua AMGPM Daerah Buru Selatan, Erens J. Tasidjawa, saat membuka kegiatan mengatakan, Turnamen Penalty Kick menjadi wadah positif bagi generasi muda dan masyarakat untuk menyalurkan minat serta kecintaan terhadap olahraga sepak bola.Menurut Tasidjawa, kegiatan tersebut tidak hanya mengejar aspek kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan, mempererat persaudaraan, serta menanamkan nilai sportivitas kepada seluruh peserta.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi semangat fair play, menjaga persaudaraan, dan menjadikan olahraga sebagai sarana memperkuat kebersamaan. Terlebih anak-anak dan generasi muda dapat belajar tentang sportivitas serta nilai positif dalam berkompetisi,” ujar Tasidjawa.
Sementara itu, Koordinator Wilayah II Buru-Buru Selatan, Sami Latbual, memberikan apresiasi kepada Pengurus AMGPM Daerah Buru Selatan yang telah menginisiasi kegiatan tersebut tepat di tengah berlangsungnya ajang sepak bola dunia.
Latbual menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini menjadi ruang yang baik untuk mempertemukan masyarakat melalui olahraga, sekaligus memperkuat hubungan antar pemuda dan warga.“Kegiatan ini bukan hanya tentang mencari pemenang, tetapi bagaimana kita membangun komunikasi, mempererat persaudaraan, serta menciptakan suasana kebersamaan melalui olahraga,” katanya.
Ia juga berharap seluruh peserta dapat menjaga ketertiban, mengedepankan sportivitas, serta menjadikan turnamen tersebut sebagai pengalaman positif bagi semua pihak yang terlibat.
Dalam pelaksanaan kegiatan, pihak kepolisian turut memberikan dukungan dengan mengimbau peserta dan masyarakat yang hadir agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Dukungan tersebut diharapkan dapat memastikan seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Setelah berlangsung selama dua hari, Turnamen Penalty Kick AMGPM Daerah Buru Selatan resmi ditutup oleh Sekretaris AMGPM Daerah Buru Selatan, Pendeta Yohanis Pattinasarany.Dalam sambutannya, Pattinasarany menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik hingga selesai. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pengurus Besar AMGPM, Pemerintah Kabupaten Buru Selatan, Majelis Jemaat GPM Waenono-Kamlanglale, Pemerintah Desa Waenono, Pemerintah Desa Kamlanglale, Pengurus Cabang dan Pengurus Ranting AMGPM Wilayah Cabang I Talitakumi, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Keberhasilan kegiatan ini merupakan hasil dukungan dan kerja sama semua pihak. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak yang telah membantu sehingga Turnamen Penalty Kick ini dapat terlaksana dengan baik,” ungkap Pattinasarany.Pada akhir kegiatan, panitia menetapkan tiga peserta terbaik sebagai juara I, II, dan III. Para pemenang menerima penghargaan berupa medali, piala, serta bonus sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih dalam Turnamen Penalty Kick AMGPM Daerah Buru Selatan.
Turnamen tersebut diharapkan dapat menjadi agenda positif yang terus memperkuat semangat kebersamaan, sportivitas, dan persaudaraan masyarakat Buru Selatan melalui olahraga. (MC)
Namrole, Buru Selatan – Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Ranting Imanuel Waenono–Kamlanglale, Cabang I Talitakumi, Daerah Buru Selatan, sukses menggelar Turnamen Penalti Kick yang berlangsung di Lapangan Bola Desa Kamlanglale, Kecamatan Namrole, Sabtu (27/9/2025) pukul 15.00 WIT. Turnamen ini dibuka untuk umum dan diikuti oleh berbagai kelompok usia, khususnya generasi muda dari wilayah sekitar.
Ketua Ranting Imanuel Waenono–Kamlanglale, Petraldo Kelbulan, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yesus Kristus atas penyertaan-Nya sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Ia menjelaskan bahwa lomba yang direncanakan berlangsung selama dua hari ini bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga wadah pengembangan diri bagi kaum muda AMGPM maupun masyarakat umum untuk mengoptimalkan potensi, minat, dan bakat yang dimiliki.
“Turnamen ini bukan sekadar ajang untuk mencari pemenang, melainkan kesempatan untuk memberikan motivasi dan semangat kepada generasi muda agar terus mengembangkan kemampuan mereka. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat persaudaraan, kebersamaan, dan solidaritas di antara peserta maupun masyarakat,” ungkap Kelbulan.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta dan panitia agar selalu menjaga ketertiban, keamanan, serta menjunjung tinggi persaudaraan selama turnamen berlangsung. “Melalui kegiatan ini, kita sebagai orang muda yang juga bagian dari warga negara harus menunjukkan peran positif dalam menciptakan suasana yang aman, harmonis, dan penuh sportivitas,” tambahnya.
Setelah sambutan Ketua Ranting, Ketua Cabang I Talitakumi, Roby Tasidjawa, secara resmi membuka turnamen. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan panitia pelaksana. Menurut Tasidjawa, meskipun hanya berupa turnamen penalti kick, ajang ini dapat menjadi sarana untuk menguji ketangkasan, ketepatan, dan mental kompetitif para peserta.
“Dari ajang yang sederhana seperti ini, kita belajar banyak tentang kerja sama, konsentrasi, dan bagaimana menghadapi tantangan dengan penuh percaya diri. Hal-hal seperti ini yang nantinya akan membentuk karakter generasi muda yang lebih tangguh,” ujar Tasidjawa.
Acara pembukaan turnamen ini turut dihadiri oleh sejumlah pihak penting, antara lain Pengurus AMGPM Daerah Buru Selatan, Pengurus Cabang I Talitakumi, Ketua dan Majelis Jemaat GPM Waekam, Kapolsek Namrole, pemerintah desa Waenono dan Kamlanglale, tokoh masyarakat, serta para peserta dan pendukung dari berbagai desa. Kehadiran para undangan ini menunjukkan dukungan kuat terhadap upaya AMGPM dalam menciptakan kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan mengusung semangat AMGPM, “Kamu adalah Garam dan Terang Dunia,” turnamen ini diharapkan dapat memperkuat motivasi generasi muda untuk terus bersikap militansi dan progresif dalam pelayanan gereja dan masyarakat. Petraldo Kelbulan menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pelayanan AMGPM yang berakar dalam Gereja Protestan Maluku, serta bentuk pengabdian kepada Allah melalui karya yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Turnamen penalti kick ini tidak hanya diharapkan melahirkan bibit unggul dalam olahraga, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkokoh persatuan dan semangat kebersamaan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, AMGPM menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang berintegritas, kreatif, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. (MC)






